Header Ads

Ada pemilih hilang ingatan, 45.938 DPT di Jateng tidak memenuhi syarat

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jateng telah mencermati Daftar Pemilih Tetap (DPT) untuk Pemilihan Gubernur 2018. Hasilnya, dari 27.068.500 DPT yang ditetapkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jateng pada 28 April 2018, terdapat kategori tidak memenuhi syarat (TMS).

Ketua Bawaslu Jateng, Fajar Saka, mengungkapkan pemilih yang sudah masuk DPT namun kategori TMS ada 45.938 yang tersebar di 19.253 TPS. "Tentu, jumlah ini bisa bertambah karena pencermatan tersebut per tanggal 27 Mei 2018," jelasnya, Selasa (29/5).

Mereka yang dianggap tidak memenuhi syarat di antaranya karena tidak dikenali, meninggal dunia, masih aktif menjadi anggota TNI/Polri, dan bukan penduduk setempat. Selanjutnya, hilang ingatan, pindah domisili, serta di bawah umur.

"Kami minta yang sudah terdaftar tapi TMS tersebut ditandai khusus, agar tidak ada yang disalahgunakan di formulir model C6-KWK," paparnya.

Fajar mengungkapkan, KPU mencetak surat sebanyak jumlah DPT kali 2,5 persen dengan total 27.790.138. Namun, berdasar pengawasan Bawaslu Jateng, ada potensi pemilih yang telah memenuhi syarat tapi tidak terdaftar di DPT. "Mereka ini bisa dibilang potensi pemilih tanpa surat suara," kata Fajar.

Dikatakan, pemilih yang memenuhi syarat tapi tidak terdaftar di DPT jumlahnya bisa mencapai 485.000. Terdiri dari pemilih belum memiliki e-KTP dan tanpa surat keterangan sebanyak 196.840 dan pemilih sudah ber- e-KTP dan sudah memiliki surat keterangan ada 288.160. 

No comments

Powered by Blogger.